Wednesday, March 17, 2021

Kenali 3 Tips Memilih AC untuk Kamar Tidur


Kamu seringkali merasa kepanasan saat musim kemarau tiba? Keringat muncul begitu saja saat sedang bersantai di kamar tidur? Salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memasang AC di kamar. Tak bisa dimungkiri, kita hidup di wilayah tropis, di mana saat masuk musim kemarau maka udara terasa sangat panas. Kendati demikian, kamu tidak perlu khawatir. Sebab, AC dapat membuat ruangan kamar tidurmu terasa sangat sejuk meski masuk musim kemarau.

Teknologi ini sangat membantu orang-orang untuk terlepas dari panasnya ruangan di siang hari. Bahkan, sudah hampir semua orang menggunakan AC di sudut ruangannya, entah itu di kamar tidur, kantor, atau bahkan apartemen. Nah, bagi kamu yang saat ini membutuhkan AC dan ingin memasangnya di kamar tidur, berikut ada beberapa tips yang harus kamu perhatikan. Simak baik-baik, ya!

1. Tentukan ukuran PK yang sesuai dengan luas kamar tidur

Bagi yang belum tahu PK, PK adalah daya kuda pada sebuah AC. Nah, sebelum membeli AC pastikan kamu sudah menentukan luas kamar tidurmu. Setelah itu, baru pilih ukuran PK yang sesuai dengan luas ruangan.

Sebagai gambaran, berikut rekomendasi luas ruangan untuk setiap ukuran PK:

• ½ PK: ruangan 10 m2

• ¾ PK: ruangan 14 m2

• 1 PK: ruangan 18 m2

• 2 PK: ruangan 36 m2

Jadi, pastikan terlebih dahulu, ya, luas ruangan kamarmu berapa meter persegi.

2. Pilih merk AC yang profesional dan terpercaya

Pastikan, kamu sudah memahami beragam merk AC yang beredar di pasaran. Salah satu merk AC yang terpercaya sudah pasti adalah Daikin Proshop Indonesia. Kenapa memilih merk ini? Sebab, Daikin telah mempunyai 34 dealer resmi di Indonesia beserta total 15 showroom yang dapat dijumpai di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan lain-lain.

Selain itu, brand ini juga dipastikan akan mengutamakan kecepatan dalam merespon kebutuhan konsumen sehingga tidak ada yang kecewa.

3. Menentukan tipe AC sesuai dengan kebutuhan

Saat ini, terdapat dua tipe AC yang beredar di pasaran, yaitu standar dan inverter. Tipe standar biasanya adalah tipe AC yang watt-nya rendah Sedangkan tipe inverter adalah tipe AC yang bekerja sangat keras ketika baru dinyalakan, tetapi bisa menurunkan kinerjanya saat suhu ruangan sudah dingin.

Apabila kamu tipe orang yang menghidupkan AC dalam waktu lebih dari 6 jam, maka sebaiknya pilih tipe inverter.

0 comments:

Post a Comment