Wednesday, December 2, 2020

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Toning Rambut


Pewarnaan rambut merupakan salah satu proses mengubah tampilan rambut yang digemari kaum wanita. Teknik pewarnaan rambut pun sangat beragam berdasarkan perbedaan proses dan bahannya. Pemilihan metode pewarnaan rambut berdasarkan kondisi rambut sangat penting dilakukan supaya warna rambut lebih masuk dan untuk menghindari rambut rusak. Dua teknik pewarnaan rambut yang sering dikira sama adalah toning dan bleaching. Padahal, kedua teknik tersebut sangat berbeda satu sama lain. Untuk menambah wawasanmu tentang toning dan bleaching rambut, mari simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini!

Mengenal Teknik Toning Rambut

Toning rambut dapat didefinisikan sebagai proses pewarnaan rambut yang menggunakan toner atau zat pewarna alami tanpa kandungan amonia. Jika dibandingkan dengan teknik pewarnaan lainnya, kandungan zat toner mengandung hidrogen peroksida (bahan developer) yang lebih sedikit dan teksturnya lebih cair. Para hair expert merekomendasikan proses toning karena dianggap lebih aman bagi kondisi rambut. Proses toning juga populer dengan sebutan koreksi warna. Karena membuat hasil warna toning akan mengubah rambut yang berwarna orange atau kuning terang jadi terkesan lebih lembut dan natural.

Kelebihan Teknik Toning

Beberapa kelebihan teknik toning berikut ini membuat banyak orang tergugah mencobanya ketika ingin mengganti warna rambut:

  • Zat toner akan melapisi permukaan rambut sehingga membuat warna alami rambut tampak berkilau. Hasilnya, warna asli rambut akan tampak semakin kuat dan bercahaya.
  • Tidak rentan membuat rambut jadi kusam, kering, atau rontok karena kandungan bahan yang digunakan tergolong aman.
  • Warna rambut kelihatan natural dan lembut karena proses pewarnaan tidak mengganggu kutikula rambut.
  • Teknik pewarnaan toning tidak perlu melalui proses bleaching sehingga tidak mempengaruhi kesehatan rambut.
  • Cocok untuk tujuan menutupi uban. Itulah sebabnya toning sering dimanfaatkan oleh lansia, perokok, atau orang-orang dengan kondisi genetik tertentu yang beruban di usia muda.
  • Proses toning yang dilakukan dengan benar juga bisa membuat tekstur rambut terkesan lebih tebal.

Kekurangan Teknik Toning

Selain memiliki banyak kelebihan, teknik toning juga memiliki beberapa kekurangan yang harus diatasi dengan cara yang tepat. Kekurangan tersebut antara lain:

  • Pilihan warna toning rambut lebih terbatas dibandingkan dengan teknik pewarnaan lainnya. Kamu tak bisa mewarnai rambut dengan warna-warna terang seperti ash grey atau ocean blue ombre.
  • Hasil toning tidak akan bertahan lama pada warna rambut alami, hanya berkisar antara empat hingga enam minggu saja. Proses toning merupakan tahapan penyempurnaan teknik pewarnaan lain untuk menghasilkan warna akhir yang kamu inginkan. Itulah sebabnya proses toning patut dilakukan setelah bleaching. Kamu mesti mengulangi proses toning secara berkala untuk mempertahankan warna rambut supaya tetap menarik.
  • Warna rambut hasil toning akan mudah luntur dalam waktu maksimal 3 bulan. Apalagi jika kamu tidak merawat rambut dengan telaten pasca melakukan pewarnaan.

Langkah-Langkah Toning Rambut

Proses toning rambut sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah jika kamu sudah familiar. Namun, sebaiknya kamu mempercayakan proses ini pada salon langgananmu kalau kamu belum pernah melakukannya. Langkah-langkah toning rambut untuk mendapatkan warna yang kamu inginkan adalah sebagai berikut:

  • Mencari referensi merek toner rambut yang berkualitas. Jangan mudah tergoda dengan suatu merek hanya karena iming-iming harga yang murah. Kamu tentu tak mau kan rambutmu malah rusak akibat menggunakan produk toner secara sembarangan.
  • Selanjutnya, kamu juga harus jeli menentukan warna toner yang sesuai dengan warna rambutmu. Rambut dengan elemen warna jingga sebaiknya menggunakan toner biru. Sedangkan rambut yang berwarna kuning lebih cocok dengan toner ungu. Pemilihan warna toner sangat berpengaruh terhadap hasil akhir proses pewarnaan rambut.
  • Jika sudah menyiapkan toner, campurkan toner tersebut dengan bahan developer sesuai dengan instruksi pada kemasannya. Biasanya rasio campuran toner pada setiap merek pasti berbeda-beda.
  • Oleskan campuran toner dan developer pada seluruh bagian rambut hingga merata. Lalu tunggu sebentar sesuai dengan instruksi pada kemasan toner.
  • Beberapa saat kemudian, kamu bisa mulai membilas rambutmu dengan air mengalir yang bersih. Kamu juga bisa menggunakan conditioner supaya rambutmu lebih berkilau dan lembut usai keramas. 

0 comments:

Post a Comment