Wednesday, October 28, 2020

4 Faktor Penyebab Anak Menderita Penyakit Jantung Sejak Lahir

Gejala penyakit jantung pada anak cukup tinggi, dalam 100 kelahiran 1 berisiko mengalami penyakit jantung bawaan. Penyakit ini mengganggu kemampuan jantung bayi dalam memompa darah dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuhnya. Kelainan struktur pada jantung yang muncul sejak janin dalam kandungan merupakan penyebab terjadinya penyakit jantung bawaan.

Penyakit jantung bawaan ini dapat berakibat fatal pada si kecil, karena akan mengganggu tumbuh kembangnya. Pada ibu hamil masih belum dapat ditemukan penyebab penyakit jantung ini, hanya faktor risikonya saja.

Faktor Risiko Penyakit Jantung Bawaan

Masalah yang terjadi saat kehamilan merupakan salah satu faktor kemungkinan kemunculan penyakit pada bayi yang baru lahir. Berikut beragam faktor risiko yang mungkin bisa menyebabkan seorang bayi terkena penyakit jantung:

1. Rubella 

Salah satu penyakit yang bisa menyebabkan masalah pada masa kehamilan dan perkembangan anak setelah lahir adalah rubella. Penyakit ini sangat berbahaya sehingga ibu hamil harus mendapatkan vaksinasi rubella sebelum melahirkan.

Sangat penting bagi ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin terhadap kehamilannya agar apabila ada infeksi berbahaya yang terjadi bisa dilakukan pencegahan dan pengobatan sehingga tidak berefek buruk.

2. Diabetes

Penderita diabetes sangat rentan mengalami gejala penyakit jantung saat kehamilan sehingga harus diperhatikan tingkat gula darahnya selama kehamilan. Penanganan yang baik dapat mencegah janin mengalami cacat jantung ketika dilahirkan.

Oleh sebab itu, sebelum memutuskan hamil penderita diabetes disarankan berkonsultasi kepada dokter apakah aman untuk hamil dan bagaimana menjaga kehamilan dengan aman dan tepat agar menghindari berbagai efek negatif.

3. Obat-obatan dan Minuman Beralkohol

Risiko cacat lahir yang disebabkan oleh konsumsi obat-obatan sangat tinggi, terutama terjadinya cacat jantung pada bayi. Sebaiknya, Anda tidak meminum obat tanpa instruksi dokter pada masa kehamilan untuk mencegah hal tak diinginkan.

Selain obat-obatan, minuman beralkohol serta rokok sangat dilarang pada masa kehamilan. Keduanya dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat jantung dan berbagai gangguan kehamilan lainnya saat janin masih di dalam kandungan ibu. Bagi orangtua yang suka merokok sebaiknya juga dikurangi, karena menjadi perokok pasif saat hamil juga sama bahayanya.

4. Keturunan

Faktor keturunan juga bisa menjadi pemicu anak mengalami kelainan jantung. Kondisi seperti ini memang tak bisa terhindarkan, apalagi jika ada orangtua yang memiliki riwayat penyakit jantung sangat besar risiko anak menderita penyakit yang sama.

Kondisi akibat masalah genetika lintas generasi ini sulit ditebak apalagi dicegah. Hanya bisa memperhatikan dengan baik kesehatan sewaktu hamil untuk menurunkan faktor risiko.

Pada umumnya gejala penyakit jantung pada janin memang tak bisa diprediksi. Akan tetapi, para ibu hamil bisa melakukan berbagai tindak pencegahan agar si bayi lahir dengan selamat dan tidak mengidap penyakit jantung yang membahayakan tumbuh kembangnya.

0 comments:

Post a Comment