Friday, September 18, 2020

Mengenal Apa itu PPN dan Besaran Tarifnya


PPN atau pajak pertambahan nilai adalah pajak yang didasarkan pada nilai barang atau jasa dan tarif PPN di Indonesia sendiri adalah sebesar 10% dari DPP. DPP sendiri adalah Dasar Pengenaan Pajak dan PPN dibebankan saat bisnis terdaftar dalam menjual barang atau jasa ke bisnis lain, atau ke pelanggan non-bisnis.

Misalnya, sebuah bisnis menjual telepon seluler langsung ke konsumen, harganya Rp 1,2 juta. Jika tarif PPN adalah 10%, maka PPN yang termasuk dalam transaksi ini adalah  Rp 120.000. Berikut adalah penjelasan mengenai PPN dan cara penghitungannya.

Pengertian PPN

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak tidak langsung atas konsumsi barang dan jasa dalam perekonomian. Pendapatan dikumpulkan oleh pemerintah dengan mewajibkan bisnis tertentu untuk mendaftar dan membebankan PPN atas persediaan barang dan jasa yang terkena pajak. 

Dasar-dasar PPN itu sederhana. PPN dibebankan pada setiap tahap proses produksi dan distribusi. Tarif PPN saat ini dikenakan dengan tarif standar sebesar 10%  atas penyediaan sebagian besar barang dan jasa serta impor barang.

 PPN atas impor barang dipungut oleh bea cukai. Ada sejumlah barang dan jasa terbatas yang dikenakan PPN dengan tarif nol atau dibebaskan dari PPN. Salah satu contoh barang yang dikecualikan adalah bahan makanan pokok.

Setiap orang termasuk individu, kemitraan, dana perwalian, proyek-proyek yang didanai donor asing, dan pemerintah yang menjalankan bisnis dapat mendaftar untuk PPN. Untuk mendaftar, formulir PPN, aplikasi harus dilengkapi dan proses khusus harus diikuti.

Keuntungan PPN

Lalu apa sih untungnya sebuah bisnis yang mendaftarkan PPN itu sendiri?

1. Bisa mengklaim pengurangan pajak 

Bergantung pada jenis usahanya, klaim pengurangan pajak input dapat dianggap sebagai keuntungan. PPN yang Anda bayarkan untuk barang atau jasa yang digunakan, dikonsumsi, atau dipasok dalam pembuatan persediaan kena pajak diklaim kembali dan ini kemudian mengurangi biaya Anda dengan jumlah PPN

2. Mudah dapat pengembalian dana

Persyaratan untuk mengajukan pengembalian pajak dua bulanan memang meuntut Anda mempunyai catatan akuntansi. Oleh sebab itu, bisnis memang harus mempunyai aplikasi keuanganyang tepat untuk menyimpan catatan keuangannya secara berurutan sehingga menguntungkan dalam jangka panjang. Jika Anda berhutang pengembalian dana, Anda akan mendapatkan uang itu kembali ke rekening bank Anda.

3. Membuat Bisnis Lebih Berkredibilitas

Beberapa bisnis yang lebih besar akan merasa lebih nyaman bekerja dengan perusahaan yang terdaftar PPN. Perusahaan mungkin melihat bisnis yang tidak terdaftar PPN terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam bekerja sama. Jadi, adanya PPN membuat bisnis Anda lebih kredibel.

PPN a baik untuk pemasaran Anda melihat bahwa harga + PPN dapat memberikan kredibilitas lebih kepada perusahaan yang bersangkutan.

Jika Anda ingin bisnis mempunyai tarif PPN, maka pastikan Anda mengelola akuntansi bisnis Anda dengan sebaik mungkin. Anda bisa menggunakan aplikasi keuangan “Buku Kas” agar bisnis Anda lebih berkembang ke depannya. 

0 comments:

Post a Comment