Wednesday, April 1, 2020

Pengertian Penyebab dan Gejala Penyakit Herpes!


Herpes merupakan sejenis penyakit yang biasanya akan ditandai dengan adanya lepuhan pada kulit yang terinfeksi, dengan warna kemerahan dan berisi cairan. Disamping itu, herpes juga dikategorikan kedalam jenis penyakit jangka panjang. Bagaimana tidak! sebab virus herpes ini bisa bertahan seumur hidup di dalam tubuh si penderitanya lho. Dari sekian banyaknya jenis virus herpes, herpes simpleks dan herpes zoster merupakan yang paling banyak dijumpai. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya?

Faktor Risiko Penyakit Herpes

Pada dasarnya, setiap orang memiliki risiko terkena virus herpes simpleks mulai dari anak-anak hingga dewasa, baik itu laki-laki maupun perempuan. Tapi, pada kasus HSV 2 yang menyerang kelamin bisa dengan mudah menginfeksi orang-orang yang melakukan kegiatan hubungan seksual menyimpang (seks oral & anal). Adapun mengenai faktor-faktor risiko dari HSV 2 seperti :

- Berjenis kelamin perempuan
- Melakukan hubungan intim dengan banyak pasangan
- Berhubungan intim di usia yang sangat muda
- Memiliki system kekebalan tubuh yang lemah
- Mempunyai penyakit kelamin yang lain. 

Gejala Penyakit Herpes

Jika seseorang terkena virus herpes karena melakukan kegiatan seksual menyimpang, maka akan muncul gelaja yang memakan waktu 3 – 7 hari. Gejala tersebut terbagi lagi kedalam beberapa tahapan seperti dibawah ini:

1. Stadium Primer

Stadium primer ini akan muncul pada hari kedua sampai kedelapan setelah terjadinya infeksi herpes. Pada umumnya, gejala yang dimunculkan berupa kulit yang melepuh (blister) berukuran kecil dan menyakitkan. Blister tersebut berisi cairan berwarna bening atau keruh, yang dapat pecah sehingga bisa menimbulkan luka terbuka. Tak hanya itu, area yang terdapat lepuhan ini juga akan berwarna kemerahan. 

2. Stadium Laten

Pada stadium laten, gejela herpesnya berupa blister (lepuhan) dan koreng yang mereda. Tapi kalian jangan senang dulu, justru pada tahapan ini virus sedang menyebar ke saraf dekat saraf tulang belakang melalui kulit!

3. Stadium Peluruhan

Virus sudah mulai berkembang biak melalui ujung-ujung saraf organ tubuh, sehingga saraf yang terinfeksi ini akan menghasilkan cairan seperti testis. Selain itu, virus herpes juga bisa terkandung dalam cairan tubuh seperti lender dan semen dimana gejalanya tidak akan terlihat. Sebenarnya, kondisi tersebut virus sedang berkembang biak di dalam tubuh. 

4. Stadium Rekuensi

Pada stadium rekuensi, biasanya blister atau lepuhan pada kulit akan kembali muncul, namun tidak separah pada stadium pertama. Terdapat pula gejala lainnya yang muncul berupa gatal-gatal, kesemutan, dan rasa nyeri di area yang terkena infeksi. 

Pengobatan Penyakit Herpes 

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan di rumah untuk mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh herpes. Tips-tips tersebut diantaranya adalah:

- Mengonsumsi obat pereda nyeri
- Mandi dengan menggunakan air suam (air hangat)
- Kompres dengan air hangat atau air dingin pada kulit yang terkena infeksi herpes
- Menggunakan pakaian dalam yang berbahan katun
- Memakai pakaian yang berukuran besar (longgar)
- Menjaga area koreng tetap kering dan bersih. 

Pencegahan Herpes

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa penyakit herpes ini ditandai dengan munculnya lepuhan pada kulit dengan warna kemerahan serta berisi cairan yang bisa pecah. Mengingat virus herpes ini bisa bertahan seumur hidup di dalam tubuh, tentunya membutuhkan jenis obat-obatan herbal maupun obat dari dokter. 

0 comments:

Post a Comment