Wednesday, July 24, 2019

Mengenal Mastitis : Penyebab, Gejala dan Bagaimana Cara Mengatasinya


Anda pernah mendengar istilah mastitis? Istilah ini merujuk pada infeksi atau peradangan yang menyerang payudara wanita. Karena itu istilah ini juga disebut dengan radang payudara. Biasanya yang mengalami ini adalah mereka yang sedang dalam masa menyusui. Namun juga tidak menutup kemungkinan Anda yang tidak sedang menyusui pun bisa terkena infeksi ini.

Setidaknya 10% wanita yang menyusui mengalami hal ini. Seringnya, peradangan pada payudara terjadi pada minggu-minggu pertama setelah Anda melahirkan. Beberapa kasus yang lain terjadi ketika sedang proses menyapih bayi. Jika Anda adalah seorang ibu yang sedang menyusui, mengalami radang pada payudara tentu akan menghambat proses menyusui. Padahal ASI merupakan makanan utama pada bayi.

PENYEBAB

Agar proses menyusui tetap lancar, Anda sebaiknya mengenali beberapa hal yang bisa menyebabkan mastitis berikut ini :

  1. Luka pada puting payudara
  2. Infeksi bakteri Staphylococci atau Streptococci melalui bagian payudara yang luka.
  3. Saluran ASI yang tersumbat
  4. Menyusui bayi hanya dengan satu payudara
  5. Memakai bra yang terlalu ketat
  6. Faktor kelelahan
  7. Jadwal menyusui yang tidak teratur
  8. Riwayat di masa lalu
Dengan mengetahui penyebab peradangan pada payudara, Anda bisa melakukan pencegahan agar tidak mengalami hal tersebut. Tidak hanya kasihan pada bayi Anda, tapi juga kasihan pada ibunya. Anda tentu tidak merasa nyaman jika harus menyusui padahal kondisi payudara sedang meradang.

GEJALA

Meskipun sudah menjauhi hal-hal yang bisa menyebabkan mastitis, bukan berarti Anda sudah terbebas dari risiko tersebut. Tidak perlu takut. Yang perlu Anda lakukan adalah mengenali gejala penyakit ini. Berikut adalah tanda-tanda terjadinya peradangan pada payudara Anda.

  1. Payudara mengalami memar kemerahan
  2. Payudara sering terasa gatal
  3. Terasa perih saat menyusui
  4. Adanya benjolan yang terasa sakit di payudara 
  5. Payudara membengkak sehingga ukurannya lebih besar daripada yang lain
  6. Payudara terasa nyeri
  7. Puting mengeluarkan nanah
  8. Mudah merasa lelah
  9. Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak
  10. Biasanya disertai dengan demam dan flu.
Sekilas gejalanya hampir mirip dengan gejala kanker payudara. Tapi itu semua adalah gejala payudara mengalami infeksi. Jika Anda sedang dalam masa menyusui dan mengalami gejala tersebut, Anda sebaiknya langsung memeriksakan diri sebelum bertambah parah.

CARA MENGATASI 

Mastitis bisa dicegah dan bisa diobati. Ini cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membantu mengurangi infeksi pada payudara :

  1. Istirahat dengan cukup
  2. Minum banyak air putih
  3. Hindari pemakaian bra yang ketat
  4. Lakukan kompres payudara dengan kain hangat
  5. Berikan ASI kepada bayi dengan kedua payudara secara bergantian
  6. Posisikan tubuh dengan benar pada saat menyusui untuk menghindari risiko puting mengalami luka.
Itu adalah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk membantu mengurangi infeksi pada payudara. Jika Anda adalah seorang ibu muda yang baru memiliki anak pertama, tidak perlu khawatir karena Anda bersama dengan 10% wanita di dunia mengalami hal yang sama. Anggap saja ini sebagai bentuk pengorbanan Anda kepada sang bayi.

Jika peradangan belum sembuh dan sampai ke tahap mengganggu aktivitas menyusui Anda, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter. Juga, jika hal ini terjadi kepada Anda yang tidak sedang menyusui. Nyeri pada payudara tidak bisa dianggap enteng karena bisa berarti dua kemungkinan. Yang pertama mungkin saja itu gejala mastitis. Atau kemungkinan yang kedua, itu adalah gejala kanker payudara.

0 comments:

Post a Comment