Tuesday, July 16, 2019

5 Cara Menepis Hawa Dingin di Dieng Culture Festival


Dieng akan kembali menyelenggarakan Dieng Culture Festival (DCF) yang ke-10 pada 2 - 4 Agustus 2019. Gelaran DCF pun diprediksi berbarengan dengan puncak musim dingin untuk wilayah Jawa Tengah yang jatuh pada bulan Agustus. BMKG juga memprediksi akan muncul embun es seiring dengan turunnya suhu udara yang terjadi di dataran tinggi Dieng. 

Buat kamu yang ingin menghadiri gelaran tahunan tersebut dan tak ingin kedinginan selama festival berlangsung, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan guna menepis hawa dingin di Dieng Culture Festival 2019. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Membalut tubuh dengan pakaian tebal
Persiapan tentu harus dilakukan sebelum menghadiri Dieng Culture Festival 2019. Selain sibuk beli tiket pesawat di traveloka untuk menuju kawasan Dieng, kamu juga harus memerhatikan pakaian yang akan dikenakan selama pagelaran DCF. Suhu dingin Dieng di bulan Agustus mengharuskan kamu untuk membawa banyak pakaian tebal.

Pakaian khusus lapangan atau outdoor seperti baju polar dan jaket windbraker sangat disarankan untuk dipakai saat Dieng Culture Festival 2019. Untuk celananya, sebaiknya gunakan celana kargo yang kerap digunakan para pendaki saat mendaki gunung. Celana kargo akan menjaga suhu tubuh agar tetap hangat. 

2. Gunakan syal
Selain mengenakan pakaian outdoor, kamu juga dianjurkan untuk mengenakan syal. Benda satu akan berkontribusi menghangatkan tubuh di bagian leher. Pilihlah syal berbahan wol karena bahan satu ini biasa dipakai untuk baju-baju yang dijual di negara empat musim. 

3. Memakai buff, kupluk, dan sarung tangan
Suhu dingin Dieng yang mencapai minus derajat celcius dapat meningkatkan risiko terkena hipotermia. Ya, bagi mereka yang tak kuat menahan suhu dingin memang lebih mudah untuk terkena hipotermia. Nah, supaya tidak kedinginan dan menggigil selama festival berlangsung, alangkah baiknya untuk memakai barang pendukung, mulai dari buff atau slayer, kupluk, dan sarung tangan. 

Buff berguna menutupi bagian mulut dan hidung dari hawa dingin yang menusuk kulit. Sementara kupluk penting untuk menghangatkan kepala dan kuping. Untuk pemilihan kupluk sebaiknya gunakan kupluk berbahan wol atau bulu domba. Bila tak membawa kupluk, ada banyak penjual kupluk yang bisa kamu temukan di area DCF. Selain itu, sarung tangan juga tak boleh dilewatkan. Sarung tangan akan menghindarkan tubuh dari suhu dingin yang merasuk melalui sela-sela kuku. Sementara untuk alas kaki, kamu disarankan untuk mengenakan sepatu yang tertutup sampai mata kaki. Gunakan juga kaus kaki yang tebal untuk membalut tubuh di bagian paling bawah. 

4. Banyak bergerak
Kunci agar tak terlalu merasa kedinginan adalah banyak bergerak. Panorama di Dieng Culture Festival memang bikin siapa pun takjub, namun kalau hanya berdiam diri saja dan mengamati pemandangan sekitar, kamu justru akan terus-terusan merasa kedinginan. Oleh sebab itu, cobalah untuk banyak bergerak seperti berkeliling DCF atau berjalan kaki menuju lokasi. 

5. Makan hidangan berkuah
Mengonsumsi makanan hangat di wilayah yang super dingin mampu menjaga tubuh tetap hangat.  Nah, kalau tak ingin menggigil saat DCF, kamu bisa mencari makanan hangat seperti mi ongklok dan bandrek. Kuliner khas Dieng ini memang sangat cocok dikonsumsi di Tengah terpaan hawa dingin. Mi ongklok dan bandrek bisa ditemui di warung-warung sekitar kawasan wisata Dieng.

Itu dia cara menepis hawa dingin di Dieng Culture Festival. Jadi sudah siap berkunjung ke Dieng Culture Festival 2019?  

0 comments:

Post a Comment